Terungkap Otak Pelaku Penusukan Syekh Ali

Terungkap Otak Pelaku Penusukan Syekh Ali – Menurut Menko Pulhukam Mahmud Md bahwa saat ini telah ditemukan pelaku yang melakukan penyerangan serta penusukan terhadap Syekh Ali Jabber ketika melakukan ceramah di Lampung

Pada artikel ini akan disampaikan hasil wawancara secara langsung dengan Menko Polhukam Mahmud Md tentang penusukan terhadap otak pelaku yang di Lampung. Mari kita simak bersama h

Telah Ditemukan dan Terungkap Otak Pelaku Penusukan Syekh Ali Jabber

Terungkap Otak Pelaku Penusukan Syekh Ali

Hal itu diungkapkan oleh aparat keamanan lampung yang sedang menjaga ketika berada di Mesjid tersebut. Itu telah disampaikan oleh Mahmud MD ketika mendapat wawacara dari media yang mewawancarai dia. Disamping itu Menko Polhukam juga menyatakan Syekh Ali terus mengikuti dan memberikan penjelasan terhadap virus corona yang sangat mematikan ini.

baca juga artikel tentang provinsi dki pergunakan dana cadangan Rp 14T

Disamping itu sosok Syekh Ali juga selalu membantu pemerintah sejak periode SBY sampai dengan sekarang ketika dipimpin oleh Presiden Jokowi. Tentunya ulama Syekh Ali juga merupakan ualama yang telah memberikan segalanya dalam proses membantu pemerintah dalam hal kedamaian di Indonesia. Syekh Ali juga memberikan ceramah dakwah yang membantu satgas Covidf-19 serta BNPD dalam memberikan informasi lebih jelas kepada umatnya. Semua itu bertujuan melakukan sholat ketika masa corona ini.

Terungkap Otak Pelaku Penusukan Syekh Ali

Sebenarnya Ali Jabber merupakan seorang ulama teraktif yang memberikan bantuannya dalam berceramah ketika berbuka puasa bersama Presiden Jokowi, Sby serta berbagai pimpinan lembaga negara lainnya. Dan pelaku penyerangan itu pastinya adalah musuh perdamaian dari kebersatuan pemerintah Indonesia. Jadi orang tersebuh harus dihukum secara berat dan terbuka serta adil.

Perlu kalian ketahui juga bahwa pemerintah Indonesia selalu memberikan jaminan kebebasan terhadap ulama ketika menjalankan tugasnya. Hal itu akan terus diberikan sistem keamanan dalam menjaga para ulama ketika berdakwa. Semua orang yang telah membantu hal yang memberikan informasi lebih baik untuk perdamaian dan juga menyadarkan semua orang. Itu seharusnya diberikan penghormatan lebih baik dan bukan melakukan penyerangan terhadap beliau.