Terjadi Gempa 5.3 Di Maluku Barat

Terjadi Gempa 5.3 Di Maluku Barat – Tepat pada hari ini tanggal 4 September 2020 terjadi gempa di Maluku Barat. Memang kepulauan Maluku merupakan salah satu kepulauan di Indonesia yang sering terjadi gempa. Gempa yang terjadi hari ini pun tidak ada indikasi adanya muncul tsunami di Maluku.

Pada artikel kali ini celiasure akan coba membahas tentang kondisi daerah Maluku Barat yang mengalami gempa Magnitudo 5.3. Mari kita simak bersama kelanjutan berita ini.

Kondisi Setelah Terjadi Gempa 5.3 Daerah Maluku Sebelah Barat Daya

Menurut beberapa sumber di lokasi, Gempa bumi pada hari ini tanggal 04September 2020 melanda daerah Maluku Barat Daya dengan kekuatan 5.3 SR. Gempa yang terjadi ini berpusat di 6.42 Lintang Selatan serta 129.24 Bujur Timur. Untuk daerah pusat gempa tersebut di 250 km Timur Laut Maluku Barat Daya dengan potensi kedalaman 233 km.

 Terjadi Gempa 5.3 Di Maluku Barat

baca juga artikel menarik tentang india cetak rekor kasus covid19 mengalahkan negara As

Dikabarkan dari BMKH melalu akun twitternya @infoBMKG bahwa Gempa mag 5.3 ini tak berpotensi mengakibatan Tsunami dan mengakibatkan kerusakan yang berarti di daerah lokasi Maluku.

Seperti yang kalian ketahui sebelumnya bahwa Maluku merupakan terdapat di dalam lempeng laut maluku yang hampir cukup rutin mengalami gempa bumi. Semua itu menjelaskan bawah Maluku ini terletak di Subduksi ganda antara kepulauan Halmahera dan juga Filipina.

Dimana zona inilah yang kebanyakan mengalami sebaran pusat gempa bumi dengan prosedur mekanisme sesak naik. Yakni ketika peristiwa gempa bumi kuat yang dialami pada siang ini..

Hingga jam 12.50 hari ini disebutkan tidak ada korban jiwa maupun korban materi yang dikibatkan oleh gemapa 5.3SR hari ini. Namun menurut Daryono kondisi tersebut sangat berbedan dengan kebanyakan gemapa yang terjadi di Maluku.

Gempa yang terjadi sebelumnya diakibatkan oleh subduksi kebanyakan subdusi kebanyakan yang disebabkan energi yang terkumpul telah berlebihan di daerah zona gempa yang semuanya berpusat di kepulauan Maluku dalam satu lempengan.

Itulah sebab mengapa gempa yang terjadi sering disebut mengakibatkan terjadinya tsunami. Hal inilah juga yang sering menyebutkan bahwa kawasan laut Maluku merupakan salah satu zona rawan gempa dan tsunami yang harus diperhatikan kembali