Nuklir Korut Makin Gila, Kim Jong Un Tembak Rudal Hipersonik

Militer Korut kembali menembakkan rudal hipersonik ke arah laut di lepas pantai timurnya sebagai percobaan pertama yang berjalan sukses. Saat itu juga Jong Un di Pyongyang menyampaikan kepada Washington dan Seoul untuk membatalkan “kebijakan bermusuhan” kemudian 3 negara besar ini kembali membuka topik pembicaraan.

Tanpa ragu Ketua Militer Korea Utara menjelaskan rancangan rudal hipersonik dikembangkan dengan dana yang tidak bisa dibayangkan oleh Washington dan Seoul. KCNA mengabarkan hasil peluncuran rudal berlangsung “signifikansi strategis yang besar”, Korea Utara semakin gencar meningkatkan kemampuan pertahanan militer “seribu kali lipat”.

Saat uji coba sebuah foto berhasil diabadikan untuk menjadi bukti ke media pemerintah Korea Utara. Menunjukkan sebuah rudal tengah dipasang dengan muatan berbentuk kerucut yang melayang ke udara di tengah nyala api oranye terang. Dijelaskan meski berukuran sangat besar, namun tenaga nuklir tersebut meluncur sangat cepat.

Nuklir Korut Makin Gila, Kim Jong Un Tembak Rudal Hipersonik

Pertama kali diluncurkan dari provinsi utara tengah Jagang sekitar pukul 06.40 pada hari Selasa. Kepala staf gabungan Korea Selatan & Kementerian pertahanan Jepang mengatakan itu tampaknya rudal balistik. Sistem pertahanan rudal bahkan tidak mampu menahan sistem kerja hipersonik.

AS mengatakan peluncuran itu tidak menimbulkan ancaman langsung bagi personel, wilayah, atau sekutu AS, dalam sebuah pernyataan militer AS. Uji coba rudal itu dilakukan tepat sebelum duta besar Korea Utara untuk PBB mengatakan tidak ada yang bisa menyangkal hak negaranya untuk membela diri dan menguji senjata.

Pemerintahan gabungan Washington dan Seoul sedang mendiskusikan rudal hipersonik. Staf gabungan ini akan menggabungkan dana lebih besar untuk menciptakan rudal lebih canggih tanpa memakan waktu panjang seperti yang mereka teliti tentang rudal hipersonik. Perencanaan operasioan akan berlangsung pada awal Oktober 2021.

Korut Beri AS-Korsel Syarat Untuk Akhiri Perang Korea Dengan Dua Tembakan Rudal

Korut Beri AS-Korsel Syarat Untuk Akhiri Perang

Pada tanggal 15 September, Korea Utara dan Korea Selatan sama-sama menguji coba rudal balistik, tendangan voli terbaru dalam perlombaan di mana saingannya telah mengembangkan senjata yang semakin canggih. Uji coba yang dilakukan militer Korut berpusat ke US, dan pemerintah AS mengutuk uji coba tersebut dan mencatat nya sebagai skor yang bakal dibalaskan.

BACA JUGA: https://www.celiasue.com/bencana-banjir-menyerang-negara-komunis-korea-utara/

Korea Utara juga merilis serangkaian pernyataan mereka mungkin akan mengontrol serangan jika sekutu memulai kembali pembicaraan antar-Korea yang terhenti. Dan mempertimbangkan pertemuan puncak lainnya jika Korea Selatan membatalkan apa yang disebut Korea Utara sebagai standar ganda dan kebijakan bermusuhan.

Di majelis umum PBB, utusan Korea Utara Kim Song mengatakan itu hanya menopang pertahanan diri dan jika AS membatalkan kebijakan “bermusuhan”, ia akan menanggapi “dengan sukarela kapan saja” untuk menawarkan pembicaraan.

Pameran senjata Korea Utara juga dapat ditujukan untuk menopang persatuan domestik karena Kim mungkin menghadapi momen terberatnya yang hampir satu dekade berkuasa, dengan penutupan perbatasan pandemi melepaskan kejutan lebih lanjut pada ekonomi yang terpukul oleh sanksi dan salah urus selama beberapa dekade.

Para ahli percaya bahwa Korea Utara kemungkinan akan melanjutkan aktivitas pengujiannya dalam beberapa bulan mendatang seiring dengan kampanye tekanannya.