Anggota Brimob Lakukan Pengeroyokan Terhadap Warga

Anggota Brimob Lakukan Pengeroyokan Terhadap Warga – Di Maluku tepat pada tanggal 26 September 2020 yang lalu terdapat dua orang anggota Brimob yang berasal dari Batalyon C Polda Maluku disebutkan sebagai tersangka atas perlakukan mereka untuk warga Desa Olilit , Maluku.

Hal itu dikarenakan laporan dari Marselinus Fanumby yang dianiaya untuk SA dan AG yang berperan sebagai anggota Brimob

Upaya Anggota Brimob Lakukan Aniaya Warga

Menurut Kapolres Tanimbar AKBP Romi bahwa terdapat 7 orang saksi yang menyebutkan bahwa dua orang anggota brimob tersebut melakukan penganiayaan terhadap korban. Mereka sebelumnya ditangkap atas informasi dari 3 orang rekan lainnya.

Sampai saat ini semua prosedur sedang dijalankan dengan sistem pengembangan dan pemeriksaan intentsif terhadap sejumlah pelaku dan saksi yang diperiksa secara intensif.

Jadi nya semua hal itu pun sedang dalam pengecekkan dan belum bisa dibuktikan apakah benar dua orang anggota Brimob tersebut bersalah atas kegiatan aniatya yang mereka lakukan. Namun semuanya akan diperiksa secara hukum jka mereka benar sebagai pelaku.

baca juga artikel berikutnya tentang negara myanmar melakukan isolasi warganya

Itu dikarenakan polda Maluku akan segera menginstruksikan semuanya untuk berperan aktif dan membantu pihak lainnya dalam proses penuntasan kasus yang satu ini, semua akan diberikan tanggung jawab secara hukum , baik pidana, kode etik serta penegakan disiplin bagi anggota yang bersalah

Anggota Brimob Lakukan Pengeroyokan Terhadap Warga

Sesuai Perintah Kapolda Maluku

Disebutkan juga bahwa semua tindakan tersebut diawali dengan melakukan pemukulan terhadap korban Marsianus dan juga Timotius. Ketika itu temannya bernama Timotius pun melarikan diri dan Marsianus kemudian dibawa ke Kompi Brimob.

Anggota Brimob Lakukan Pengeroyokan Terhadap Warga

Selanjutnya dari Danki kemudian mengunjungi secara langsung korban dan melihat langsung korban Marselianus tersebut. Dengan laporan korban yang membuat Marsianus dibawa langsung ke Puskesmas Saumlaki yang berada di dekat Polres.

Untuk saat ini korban pun masih dalam proses dirawat secara intensif dan sedang menunggu konfirmsasi dari korban untuk konfirmasi lebih lanjut mengenai pemukulan yang dia terima dari 2 orang anggota Brimob tersebut.